Daryantoassignment_ind 03/05/2019date_range

Perintah Dasar Mengelola Direktori di Terminal

Pada kesempatan ini kita akan belajar sedikit bagaimana cara mengelola direktori pada sistem operasi gnu/linux menggunakan terminal , ada beberapa perintah yang digunakan untuk mengelola direktori pada sistem operasi gnu/linux, kita akan membahas 10 dasar perintah untuk mengelola direktori pada sisitem operasi gnu/linux menggunakan terminal, apa saja perintahnya…? Langsung kita bahas saja satu persatu.


 

1. cd

Perintah cd digunakan untuk berpindah direktori, ada beberapa penggunanaan perintah cd antara lain :

cd .. => digunakan untuk pindah direktori ke level atas, misal kita berada di direktori linux yang berada didalam direktori home jika kita memasukan perintah cd .. maka kita akan berpindah ke direktori home

cd - => digunakan pindah ke direktori home, misal kita berada di direktori lain dan kita mau berpindah ke direktori home maka cukup menggunakan perintah cd -

cd diikuti dengan nama direktori => kalo yang ini mungkin sudah cukup jelas ya.

2. chgrp

Perintah ini digunakan untuk mengubah atau memberi hak akses direktori ke suatu group, contoh penggunan perintah chgrp, chgrp nama-group nama-file.

3. chroot

Perintah ini digunakan untuk merubah home direktori root (/), contoh penggunaan chroot, chroot direktori-root-lama direktori-root-baru.

4. cp

Perintah cp digunakan untuk mengcopy suatu direktori maupun file, contoh penggunaan dari perintah cp, cp nama-direktori-yang-dicopy nama-direktori-hasil-dicopy

5. dir

Perintah dir digunakan untuk melihat isi suatu direktori.

6. ls

Perintah ls sama dengan perintah dir, yaitu untuk menampilkan isi suatu direktori, namaun penggunaan perintah ls ada beberapa, antara lain :

ls -a => digunakan untuk menampilkan semua isi direktori, termasuk file yang tersembunyi

ls -c => digunakan untuk menampilkan isi direktori berdasarkan waktu pembuatan file

ls -f => digunakan untuk menampilkan semua isi direktori

ls -l => digunakan untuk menampilkan isi direktori secara terperinci

ls -r => digunakan untuk menampilkan isi direktori secara alfabet dari belakang

ls -s => digunakan untuk menampilkan isi direktori dan ukuran file dalam satuan kilobyte

ls -t => digunakan untuk menampilkan isi direktori berdasarkan waktu terakhir file diakses atau dirubah

ls -R => digunakan untuk menampilkan isi direktori dalam semua subdirektori secara recursive

7. mkdir

Perintah mkdir digunakan untuk membuat sebuah direktori contohnya mkdir nama-direktori, namun ada juga beberapa perintah mkdir lainnya anatar lain :

mkdir -a mode => digunakan untuk membuat direktori dan hak mode yang ditentukan

mkdir -p => digunakan untuk membuat direktori parent jika belum ada

8. rmdir

Perintah ini digunakan untuk menghapus direktori, contoh penggunan rmdir, rmdir nama-direktori, namun ada juga beberapa perintah rmdir antara lain :

rmdir -f => digunakan untuk menghapus direktori tanpa pesan, jadi direktori akan terhapus tanpa ada pesan warning

rmdir -l => digunakan untuk menghapus direktori namun sebelum direktori terhapus ada pesan warning dikeluarkan

rmdir -r => digunakan untuk menghapus semua file-file dan subdirektori dan direktori utama

rmdir -v => digunakan untuk menghapus direktori namun sebelum direktori terhapus akan ditampilakan semua file-file yang akan terhapus

9. pwd

Perintah pwd digunakan untuk melihat direktori yang sedang diakses

10. tree

Perintah tree digunakan untuk melihat semua direktori secara keseluruhan


 

Mungkin itu saja yang bisa kita sedikit pelajari mengenai perintah dasar mengelola direktori di sistem operasi gnu/linux menggunakan terminal, apabila ada salah kata dalam penjelasan di atas bisa di benarkan di kolom komentar, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua, pada kesempatan berikutnya mungkin kita akan belajar sedikit mengenai perintah dasar untuk mengelola file di sistem operasi gnu/linux tentunya menggunakan terminal.